“ BANGSA ’KEBANGAAN SETIAP MANUSIA’ ”
Assalamualaikum di artikel kali ini saya akan membahas
tentang kebangsaan. Pasti kebanyakan diantara kalian yang membaca artikel ini
pernah berpikir ketika melihat berita tentang kemajuan negara tetangga, semisal
Singapura yang kemajuan teknologinya yang sangat luar biasa dan diaplikasi pada
fisilitas umumnya. Dipikiran kita mungkin terlintas “ Kenapa gue gak terlahir
di Singapura aja yah, kan enak tuh”. Oh come on kita diberi yang terbaik dan
Allah sudah memperhitungkan semuanya, belum tentu juga kita sanggup dengan
peraturan super ketatnya Singapura yang meludah sembarangan aja kena denda. Ingat
surat Ibrahim ayat 7, ayat tersebut menerangkan bahwa jika kita bersyukur maka
nikmat kita akan ditambah, akan tetapi jika meengikari nikmatNya maka azab
Allah sangat pedih.
“SETIAP
INDIVIDU ITU MEMPUNYAI KEUNIKAN TERSENDIRI, BEGITU PULA NEGARA DISETIAP PENJURU
DUNIA”. Pernyataan diatas itu garis besar yang akan dijelaskan pada artikel
kali ini. Oke pertama saya akan membahas betapa uniknya lambang negara kita
yang tidak dimiliki negara lain, lambang negara kita adalah Burung Garuda.
Burung Garuda ini bewarna emas yang bukan tanpa arti, arti warna emas ini
adalah melambangkan bangsa yang besar dan berjiwa sejati jadi warnanyapun gak asal pilih sampai dipertimbangkan
sedetail itu oleh founding fathers. Dan Burung Garuda menoleh ke kanan yang juga
memiliki arti, ke kanan memnunjukan jalan yang lurus dan bukan jalan yang
salah. Dan mungkin ini yang tidak banyak orang tau bahwa mengapa sayap garuda
mengembang pada lambang negara?. Jawabnya adalah karena, sayap yang mengembang
melambangkan dinamika dan semanagat untuk menjunjung tinggi nama baik bangsa
dan negara. Ditengah badan terdapat perisai yang bermakna ketahanan.
Masing-masing simbol di dalam perisai melambangkan sila-sila dalam pancasila.
Jumlah bulu pada Burung Garuda melambangkan hari proklamasi kemerdekaan
Indonesia. Jumlah bulu pada masing-masing sayap berjumlah 17, jumlah bulu pada
ekor berjumlah 8, jumlah bulu dibawah perisai berjumlah 19, dan jumlah bulu
pada leher berjumlah 45. Sedetail itu kan artinya jadi kita memang harus bangga
pada negara kita.
Jangan terlalu
sibuk dengan negara orang, jangan sibuk mencari sibuklah menjadi. Ada pepatah
mengatakan “WALAUPUN DI NEGERI ORANG HUJAN EMAS DAN NEGARA SENDIRI HUJAN BATU
MASIH ENAK DI NEGERI SENDIRI”.
batik yang menjadi pusat perhatian warga mancanegara,
ada alat musik angklung. Alat musik yang satu ini berasal dari Jawa Barat yang
terbuat dari bambu, pada saat ini mungkinn kalo ada yang remaja yang main
angklung dibilang kuno padahal pada bulan november 2010, angklung dikukuhkan
menjadi World Intangible Heritage oleh UNESCO. Dengan begitu angklung dipatenkan sebagai
alat musik “real” Indonesia dengan kata lain tidak bisa di klaim dari negara
lain. Dan di Hamburg Jerman telah dibentuk sebuah kelompok orkestra angklung
dengan nama Angklung Hamburg Orchester. Kita yang di Indonesia juga jangan mau
kalah dengan Indonesia dengan cara berbangga dengan budaya sendiri akan
mempertahkan eksistensi alat musik Indonesia.
Tidak
hanya budaya dan kebiasaan yang menjadi ciri khas dari Indonesia, dari sisi
makanan Indonesia juga menyita banyak perhatian warga asing. Karena makanan
Indonesia memiliki rasa khas yang sangat kuat dan memiliki banyak bumbu tidak
seperti makanan asia yang lainnya yang kebanyakan kurang rasa dan agak mentah,
berbeda dengan Indonesia yang kaya akan bumbu dan resepnya sudah dari nenek
moyang terdahulu. Bahkan mantan presiden Amerika, Barack Obama ketika masih
kecil tinggal di Indonesia dan yang paling diingatnya adalah orang berjualan
bakso terikan “Baksoooo”, sangat di ingatnya. Makanan yang menjadi favorit
lainya adalah sate dan rendang mungkin karena diluar negeri tidak ada yang
menjual, tidak hanya makanan-makanan tersebut masih banyak lagi yang menjadi
ciri khas Indonesia. Bahkan ada makanan yang melambangkan sesuatu, seperti
contoh pembuatan “Jenang”. Makanan khas Jawa tersebut harus dibuat ramai-ramai
dan mengaduknya harus bersama agar menjadi enak. Ini mencerminkan gotong
royong, dengan bersama-sama maka akan mencapai sesuatu yang diinginkan bayak
hal yang sangat mencerminkan sifat dari Indonesia.
Kesimpulan
pada artikel kali ini adalah, kita harus bangga pada negara kita bukan hanya
bagian yang terbesar dan paling dikenal yang harus dibanggakan, karena
bagian-bagian kecil itu memiliki adalah kebanggan tersendiri. Jangan melihat
masalah negara-negara lain jika masalah di negaranya sendiri belum
terselesaikan dan kurang perhatian dari masyarakatnya. Mulailah mecintai Indonesia dengan begitu
anda akan tahu betapa berharganya negara kita, jangan biarkan kelompok-kelompok
tidak bertanggung jawab menghacurkan negara kita yang sudah susah payah para
pahlawan memperjuangkan kemerdekaan indoensia, tugas kita adalah menjaganya
agar tetap utuh kesatuan dan persatuan Indonesia samapai kapapun juga, ayo kita
perbaiki Indonesia mulai dari diri sendiri Ada pepatah yang mewakili kesimpulan
ini “Gajah dipeluk mata tak nampak, semut diseberang lautan tampak”.
Dari peribahasa tersebut mengingatkan kita untuk mengkoreksi diri sendiri
sebelum mengkoreksi orang lain, BERBANGGALAH karena kita orang Indonesia ketika
kamu ditanya orang mana?, angkat kepalamu dengan bangga dan katakan Saya
Indonesia. Dan jangan merusak pancasila karena pancasila dengan islam, BUKAN
UNTUK DIPERTENGTANGKAN BUKAN PULA UNTUK DIPISAHKAN. Saya Indonesia, Saya
Pancasila.
Komentar
Posting Komentar